9 Urutan bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah Nabi

Membaca dzikir setelah shalat fardhu sangat dianjurkan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam sekalipun anda sedang terburu-buru setelah selesai salam. Seseorang yang selalu merutinkan bacaan dzikir setelah shalat fardhu akan menguatkan hati dalam beribadah. Hati akan merasakan ketenangan sebab anda sedang dekat dengan Allah. Dzikir setelah shalat fardhu adalah satu diantara dzikir harian lainnya yang mesti kita amalkan secara rutin.

Di Indonesia, berdizikir setelah shalat fardhu sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Meskipun terkadang masih sering kita jumpai sejumlah dzikir yang masih perlu kita perbaiki tata cara pembacaannya. Di sini saya tidak menjelaskan apa dan bagaimana dzikir-dzikir tersebut, melainkan saya hanya memberikan kepada anda beberapa dzikir setelah shalat fardhu yang memang pernah diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kepada para shahabat radiallahu’anhum.

Bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah

bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah

Aplikasi bacaan dzikir setelah shalat fardhu untuk Smartphone

Sahabat muslim, dalam beribadah sebaiknya kita selalu berusaha semampunya beramal sebagaimana yang Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam praktekkan kepada para shahabatnya. Sebab dalam beramal tidak cukup dengan modal niat semata, tetapi harus dibarengi dengan hati yang ikhlas dalam pelaksanaannya dan ittiba’ yaitu mencontoh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Inilah syarat supaya amal kita di terima oleh Allah subhanallahu wa ta’ala.

Berikut ini saya tuliskan bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang bersumber dari berbagai literatur yang Insya Allah shahih sebagaimana perawinya tercantum pada masing-masing dzikir.

Dzikir ke-1

أَسْتَغْفِرُ اللهَ, أَسْتَغْفِرُ اللهَ, أَسْتَغْفِرُ اللهَ

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). Lantas membaca: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” [HR. Muslim no.591 ]

Dzikir ke-2

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” [HR. Bukhari no. 844 dan Muslim no. 593]

Dzikir ke-3

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.” [HR. Muslim no.594]

Dzikir ke-4

Dibaca 10 x setiap sesudah shalat Maghrib dan Subuh

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” [HR. Muslim no. 597].

Dzikir ke-5

اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada Mu, bersyukur kepada Mu, serta beribadah dengan baik kepada Mu” [HR. Abu Dawud no.1522]

Dzikir ke-6

سُبْحَانَ اللهِ

(33 ×)

اَلْحَمْدُ لِلَّه

(33 ×)

اَللهُ أَكْبَرُ

(33 ×)

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” [HR. Muslim no.597, Ahmad II/371,483, Ibnu Khuzaimah no.750 dan al-Baihaqi II/187)]

Dzikir ke-7

Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu) [ HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram].

Dzikir ke-8

Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu) [HR. Abu Daud no. 1523 dan An-Nasai no. 1337. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan].

Dzikir ke-9

Dibaca khusus setelah shalat shubuh

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” [HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih]

Silahkan download dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah pdf agar lebih memudahkan anda dalam mengamalkannya:

download:

> dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah pdf
> aplikasi dzikir pagi dan petang: pilih menu dzikir setelah shalat (untuk install di smartphone)
> Mishari Rasheed –  Doa dan Dzikir Setelah Shalat Wajib.mp3

Demikianlah dzikir setelah shalat fardhu yang dicontohkan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam. Meskipun anda belajar dari internet namun bersumber dari hadits shahih Insya Allah mendapat berkah dan tidak akan tersesat. Anda juga bisa melakukan pengecekan langsung melalui nomor hadits yang disebutkan untuk pembuktiannya.

Semoga dzikir yang sederhana ini bisa rutin kita amalkan setelah shalat sehingga Allah berkahi aktivitas harian kita.

Bantu SHARE. Raih pahala jariyah Anda...Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 4